Berita dan CeritaCatatanData & InformasiProgram

Aktivitas Warga Palu Mulai Menggeliat

Empat hari paska-diguncang gempa berkekuatan 7,4 SR dan tsunami, Palu dan Sigi sedikit demi sedikit mulai menggeliat. Kemarin, kami dari Posko Relawan Informasi, melihat sudah ada warga yang mulai menggelar dagangan di beberapa titik. Memang tidak banyak. Namun, setidaknya itu menunjukkan adanya aktivitas yang memberi kesan optimis.

Di Jl. Tanjung Manimbaya, sudah ada lapak jualan nasi kuning bungkus, buah semangka potong, dan kios (warung) yang menjual sembako. Sehari sebelumnya, di Pasar Masomba sudah ada warga yang mulai menggelar dagangan. Di Jl. Dewi Sartika, terlihat ada mobil bak terbuka yang menjual ikan asin. Nasi bungkus ada di Jl. Veteran. Yang tak kalah menyenangkan, penjual martabak dan terang bulan di Jl. Basuki Rahmat sangat ramai dikunjungi pembeli meskipun dalam suasana gelap, hanya berbekal lampu senter.

Hal yang kurang lebih sama, kami temui juga di Kabupaten Sigi, daerah yang juga sangat parah diterjang gempa. Dua kios penjual sembako tampak sudah melayani pembeli di Biromaru. Di sekitar kios itu, jalan terbelah, konturnya tak karuan; tiang listrik rubuh, rumah-rumah ambruk, berserakan. Di Jl. Karajalemba-Sigi, tukang perabot kayu sudah menata dua buah lemari kayu siap dijual. Dari depan lapaknya terlihat jelas gunungan lumpur yang menggulung ratusan rumah di kompleks Petobo. Alat berat mulai membuka jalan, kantong-kantong mayat diangkut ke ambulan.

Di media sosial, seiring perlahan membaiknya sinyal, mulai bermunculan kabar-kabar orang selamat dari bencana. Berbagai komentar terbaca memberi semangat dan doa. Relawan kemanusiaan pun mulai aktif berkabar tentang pertolongan.

Semoga, semuanya akan semakin bertambah baik.***

Tags
Lihat Lainnya

Artikel terkait

Tinggalkan Komentar

avatar
  Berlangganan  
Notify of
Close