BeritaBerita dan Cerita

Tante Ito: Selamat Jalan!

Tante Ito, demikian kami memanggilnya. Usianya sudah tak lagi muda. Namun, dia adalah seorang penyintas dan relawan Skp Ham Sulteng yang senantiasa semangat dan senantiasa hadir dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan SKP-HAM, meski dia harus menempuh jarak yang jauh, datang dari Bambalemo, Parigi.

“Kalau SKP-HAM datang panggil saya, saya pasti akan tinggalkan semua kerja. Langsung saya akan pergi temui Ella,” dalam beberapa kesempatan, begitu kira-kira yang selalu dia katakan untuk menyemangati teman-teman relawan SKP-HAM dan para rekan lainnya sesama penyintas.

Ya, Tante Ito adalah salah seorang penyintas yang senantiasa bersemangat untuk terus berjuang dan mendorong agar para penyintas bisa mengadvokasi diri mereka sendiri.

Beberapa saat yang lalu, saya mendapat kabar, Tante Ito menjadi salah seorang korban yang ditemukan meninggal di Petobo, terjatuh di tanah yang terbelah. Jenazahnya sudah dibawa ke Bambalemo, Parigi, dan segera dikebumikan karena kondisi jenazahnya sudah mulai tidak baik.

Foto ini adalah kegiatan Tante Ito (yang berkerudung hijau) saat ada kunjungan dari Tim Komnas HAM Indonesia ke Palu, 27 September kemarin. Tim Komnas HAM Indonesia yang datang ke Palu sendiri, alhamdulillah, dikabarkan semua selamat.

Selamat jalan, Tante Ito. Perjuanganmu telah usai. Kami yang akan terus merawat ingatanmu dan memperjuangkan apa yang selama ini dicita-citakan oleh para penyintas seperti dirimu.

Foto ini diambil oleh Fadil, relawan SKP-HAM Sulteng yang sampai saat ini pun kami belum mendapatkan informasi tentang keberadaannya.***

Tags
Lihat Lainnya

Artikel terkait

Tinggalkan Komentar

avatar
  Berlangganan  
Notify of
Close